Pemkab Murung Raya Gelar Mediasi Bersama Investor, Fokus Keamanan dan Kestabilan

Murung Raya,SN.News – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya menggelar pertemuan mediasi bersama sejumlah perusahaan investor yang menjalankan operasional di Kecamatan Laung Tuhup. Acara yang berlangsung di Aula Gedung A Lantai II Kantor Bupati Murung Raya, pada Rabu (6/5/2026), memusatkan perhatian pada upaya menjaga keamanan, kenyamanan, serta stabilitas sosial di sekitar wilayah kerja perusahaan.

Mediasi tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Murung Raya, Rahmanto Muhidin, yang mewakili Bupati Heriyus. Dalam kesempatan itu, dia didampingi oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta berbagai instansi terkait, antara lain perwakilan Kepolisian Daerah, Kejaksaan Negeri, Tentara Nasional Indonesia (TNI), Perwira Penghubung (Pabung) Kodim 1013/Mtw, dan perwakilan Badan Intelijen Negara (BIN).

“Kita menyadari bahwa kondisi global saat ini juga memberikan dampak bagi perekonomian nasional, seperti yang terjadi pada konfrontasi antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat yang telah memicu kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), yang kemudian berdampak pada kenaikan harga bahan pokok di dalam negeri,” ujar Wabup Rahmanto.

“Oleh karena itu, penting bagi kita untuk menjaga kondisi keamanan dan stabilitas di daerah agar aktivitas ekonomi lokal tetap berjalan dengan baik, termasuk mendukung kelancaran operasional para investor yang telah mempercayakan daerah ini sebagai tempat berinvestasi,” tambahnya.

Dalam forum yang sama, pihak perusahaan menyampaikan harapan agar kondisi keamanan di sekitar wilayah operasional tetap terjaga dan kondusif. Hal ini diperlukan agar aktivitas investasi dapat berjalan lancar serta tidak menimbulkan potensi konflik sosial yang dapat mengganggu hubungan antara perusahaan dengan masyarakat sekitar.

Di sisi lain, perwakilan organisasi kemasyarakatan dan pelaku usaha lokal juga menyampaikan aspirasi terkait dengan keberadaan perusahaan di daerah tersebut. Salah satu poin penting yang disuarakan adalah harapan agar perusahaan lebih memprioritaskan penyerapan tenaga kerja lokal dalam proses rekrutmen yang dilakukan.

“Intinya, masyarakat ingin dilibatkan dan diberdayakan, sehingga tidak hanya menjadi penonton di daerah sendiri,” ujar salah satu perwakilan organisasi kemasyarakatan yang turut hadir.

Sejumlah perusahaan yang mengikuti mediasi tersebut antara lain PT MGM, PT HPU, PT MB, serta beberapa perusahaan lain yang memiliki izin operasional di Kecamatan Laung Tuhup.

Pemerintah Kabupaten Murung Raya melalui unsur terkait menegaskan komitmennya untuk terus berperan sebagai jembatan yang menghubungkan kepentingan investor dengan harapan serta aspirasi masyarakat lokal. Tujuan utama dari upaya ini adalah menciptakan iklim investasi yang aman, kondusif, sekaligus memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

(M.Ilmi)