Sidoarjo — Suluhnusantara. News Kemacetan di kawasan Bandara Juanda dan sekitarnya kini jadi perhatian serius. Untuk mengurai antrean panjang kendaraan, Satlantas Polresta Sidoarjo bersama Dinas Perhubungan Kabupaten Sidoarjo melakukan rekayasa pengaturan lampu lalu lintas (APILL) di Simpang Traffic Light McDonald Juanda.
Rekayasa arus ini resmi diuji coba Jumat sore (31/10/2025) dan mulai diterapkan Sabtu (1/11/2025). Langkah ini merupakan hasil evaluasi kepadatan lalu lintas yang kerap memuncak pada jam keberangkatan dan kedatangan di Bandara juanda.
Perubahan paling mencolok ada pada durasi lampu hijau di beberapa arah. Pada jam sibuk pagi (06.00–09.00 WIB) dan sore (16.00–21.00 WIB), waktu menyala diperpanjang terutama untuk jalur Surabaya–Sidoarjo dan Juanda–Aloha yang sering jadi titik macet.
Contohnya, dari arah Surabaya ke Sidoarjo, durasi hijau kini naik dua kali lipat dari 30 detik menjadi 60 detik, menyesuaikan volume kendaraan yang meningkat di jam keberangkatan pesawat.
Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Christian Tobing, S.I.K., S.H., M.H., M.Si., melalui Kasatlantas Kompol Jodi Indrawan, S.I.K., menegaskan bahwa langkah ini merupakan strategi konkret mengurai kemacetan.
“Rekayasa APILL ini hasil evaluasi mendalam. Kami sesuaikan durasi lampu hijau di jam padat agar arus kendaraan lebih lancar, terutama menuju Bandara Juanda,” ujar Kompol Jodi.
“Kalau masih ada titik yang perlu disesuaikan, kami siap ubah lagi. Yang penting, masyarakat nyaman dan perjalanan lebih cepat,” tambahnya.
Kabid Lalu Lintas Dishub Sidoarjo Dwi Tjahjo Mardisunu, A.TD, MT menilai, rekayasa ini adalah bukti kolaborasi lintas instansi demi pelayanan publik yang lebih baik.
“Juanda adalah titik vital transportasi. Kami ingin pengguna jalan benar-benar merasakan perubahan ini secara nyata,” ujarnya.
Polresta Sidoarjo mengimbau masyarakat agar tetap tertib berlalu lintas, mengikuti arahan petugas, dan tidak melanggar marka atau lampu merah, terutama selama masa penyesuaian awal.
Langkah kecil dalam pengaturan lampu, diharapkan bisa membawa perubahan besar dalam kelancaran arus kendaraan di kawasan Juanda.
Reporter: Selamet
