Brebes. Suluhnusantara.news | Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Tahun 2026 yang digelar Kodim 0713/Brebes kembali menegaskan peran strategisnya dalam mendorong kemajuan sumber daya manusia (SDM) di wilayah sasaran. Kegiatan yang dipusatkan di Desa Cikuya, Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes ini tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga penguatan kapasitas masyarakat.
Melalui kolaborasi terpadu antara TNI dan warga, TMMD menghadirkan pembangunan infrastruktur sekaligus program nonfisik berupa penyuluhan, edukasi, serta pembinaan sosial kemasyarakatan. Pendekatan partisipatif menjadi kunci utama dalam setiap pelaksanaan kegiatan.
Kepala Desa Cikuya, Sekod, menyampaikan bahwa TMMD merupakan bentuk nyata kemanunggalan TNI dan rakyat yang memberikan dampak langsung bagi percepatan pembangunan desa.
“Program ini sangat membantu masyarakat. Tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga meningkatkan kesadaran dan kemampuan warga untuk ikut berperan aktif dalam pembangunan,” ujarnya.
Menurutnya, keterlibatan masyarakat sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan membuat warga tidak sekadar menjadi penerima manfaat, melainkan bagian dari proses pembangunan itu sendiri. Pola tersebut dinilai efektif dalam membangun kemandirian dan meningkatkan kualitas SDM desa.
Sementara itu, Komandan Satgas TMMD ke-127 Tahun 2026 Kodim 0713/Brebes, Letkol Infanteri Ambariyantomo, S.Hub.Int., menegaskan bahwa setiap kegiatan TMMD dirancang untuk memperkuat komunikasi sosial antara TNI dan masyarakat.
“Keterlibatan warga menjadi kunci keberhasilan program. Baik pembangunan jalan, fasilitas umum, maupun penyuluhan dan pembinaan, semuanya dilaksanakan bersama masyarakat,” tegasnya, Senin (16/2/2026).
Ia menambahkan, TMMD bukan hanya program pembangunan jangka pendek, melainkan investasi sosial jangka panjang untuk menciptakan masyarakat yang mandiri, produktif, dan berdaya saing.
Dengan sinergi yang terus terjalin, TMMD ke-127 diharapkan mampu menghadirkan perubahan nyata di Desa Cikuya. Tidak hanya dari sisi infrastruktur, tetapi juga lahirnya generasi dengan SDM unggul yang siap menghadapi tantangan masa depan. (Rizal Sismoro)