Togo-Togo, Suluhnusantara.News | 18 Juli 2025 Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Universitas Hasanuddin (Unhas) Angkatan 67 menggelar program kesehatan bertajuk CEGAH DM (Cek Gula Darah Gratis dan Edukasi Pencegahan Diabetes Melitus) di seluruh posyandu yang berada di Kelurahan Togo-Togo, Kecamatan Batang, Kabupaten Jeneponto.
Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai 16 hingga 18 Juli 2025, mencakup enam lingkungan: Bulorapa, Sarroanging, Bontoala, Cappong, Ballapaleng, dan Lu’lu.Di bawah bimbingan Dr. Indra Fajarwati Ibnu, S.KM., MA, para mahasiswa menyasar kelompok masyarakat rentan, terutama lansia dan warga dengan riwayat penyakit metabolik.
Program ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya deteksi dini dan pencegahan penyakit tidak menular, khususnya diabetes melitus — salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia.Pemeriksaan kadar gula darah dilakukan secara gratis dan dilanjutkan dengan penyuluhan kesehatan.
Materi yang disampaikan meliputi pengenalan gejala diabetes, pentingnya pola makan seimbang, olahraga teratur, serta pengelolaan stres.Kegiatan ini terlaksana berkat dukungan dari tenaga kesehatan puskesmas, kader posyandu, serta aparatur kelurahan.
Kolaborasi ini memperkuat pendekatan lintas sektor dalam upaya peningkatan kesehatan masyarakat di tingkat lokal.Yenni Dwi, selaku penanggung jawab program CEGAH DM, menekankan pentingnya pendekatan preventif dalam menghadapi diabetes:
“Kami ingin membekali masyarakat dengan pemahaman yang benar mengenai diabetes serta langkah-langkah pencegahannya. Harapannya, mereka dapat mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat dan aktif melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin,” ujar Yenni.
Sementara itu, Sudirman B, S.E., Sekretaris Camat Batang, menyampaikan apresiasi atas kontribusi para mahasiswa. Ia berharap program seperti ini dapat terus dikembangkan dan memberi dampak berkelanjutan bagi masyarakat.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Inisiatif seperti ini bukan hanya membantu masyarakat dari sisi medis, tetapi juga meningkatkan kesadaran dan kualitas hidup jangka panjang,” ungkapnya.
Program CEGAH DM menjadi bentuk nyata kontribusi mahasiswa terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) ke-3, yakni Kehidupan Sehat dan Sejahtera. Dengan fokus pada pencegahan dan edukasi, kegiatan ini mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat melalui pendekatan inklusif dan berkelanjutan.
Sebagai bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat, program ini memperlihatkan komitmen Unhas dalam menghadirkan solusi nyata berbasis ilmu dan kolaborasi yang memberdayakan.(Yenni Dwi)*
