Seminar Nasional BEM FISIP Universitas Peradaban: DPRD Brebes Tekankan Peran Strategis Generasi Muda di Era Digital

Brebes. Suluhnusantara.news | Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Peradaban Bumiayu sukses menggelar Seminar Nasional bertema “Generasi Muda di Era Digital: Tantangan dan Etika dalam Membangun Masa Depan” pada Sabtu (11/4/2026) di kampus Universitas Peradaban.

Kegiatan ini menjadi ruang diskusi strategis bagi mahasiswa untuk memahami peran penting teknologi digital dalam kehidupan sosial, politik, hingga pembangunan peradaban di masa depan. Seminar berlangsung dengan antusiasme tinggi dari peserta yang berasal dari berbagai kalangan mahasiswa.

Acara ini menghadirkan narasumber Arifin, S.Pd., M.H., yang merupakan anggota DPRD Kabupaten Brebes sekaligus Wakil Ketua Komisi I yang membidangi hukum dan pemerintahan dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Dalam seminar tersebut, sejumlah topik penting dibahas secara mendalam, di antaranya pemahaman dasar digital dan perannya dalam membangun peradaban modern. Peserta diajak memahami bahwa teknologi digital kini telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan manusia, mulai dari sektor pendidikan, ekonomi, hingga sistem pemerintahan.

Selain itu, pembahasan juga menyoroti kiat-kiat memaksimalkan penggunaan teknologi digital, khususnya bagi mahasiswa dalam dunia politik. Mahasiswa diharapkan mampu memanfaatkan platform digital sebagai sarana edukasi, advokasi, serta membangun kesadaran publik secara positif dan bertanggung jawab.

Isu pemerataan digitalisasi di Indonesia turut menjadi perhatian dalam seminar ini. Diskusi mengungkap bahwa meskipun perkembangan teknologi terus meningkat, masih terdapat tantangan dalam pemerataan akses di berbagai daerah, terutama di wilayah terpencil.

Tidak hanya itu, efisiensi pekerjaan di era digital juga menjadi salah satu poin penting yang dibahas. Teknologi dinilai mampu mempercepat proses kerja dan meningkatkan produktivitas, namun tetap membutuhkan kesiapan sumber daya manusia yang adaptif dan kompeten.

Topik lain yang tak kalah menarik adalah tantangan generasi muda dalam menghadapi digitalisasi politik. Dalam konteks ini, peserta diajak untuk lebih bijak dalam menyikapi arus informasi, menghindari hoaks, serta menjaga etika dalam berinteraksi di ruang digital.

Rangkaian acara dimulai dari registrasi peserta, dilanjutkan dengan pembukaan seminar nasional, sesi diskusi yang dipandu moderator, hingga penutup yang dimeriahkan dengan penampilan seni tari serta pertunjukan kreatif lainnya dari mahasiswa.

Melalui kegiatan ini, BEM FISIP Universitas Peradaban berharap mahasiswa tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan yang beretika serta berkontribusi dalam membangun masa depan bangsa di era digital. ( Rizal Sismoro )